Tuesday, August 08, 2017

better or getting worse

this morning i woke up with unusual feeling.
a little excited, but sad too

last night i already had a conversation with Yulvi,
to be honest i really really support him with all his decision in wherever he is, whatever the situation, i really support him. And when he tell me about an invitation for interviewed on The Celecton JABABEKA, hmm honestly i got a NANO NANO feeling.
i glad to hear that but the other side i feel sad.

so glad to hear that, it means this condotion will be a chance to better than now, and i thankfully too for this good news it means the prayer that i prayed will be granted by GOD, but the other side i really really sad because of this. maybe it's just my EGO feels, to be honest i really  really scare if i will lost him 😩.

I know if all of the fate already written, but i can't lied to my heart if i'm not ready and maybe never ready to lost him.

happy for dreaming i can build a little family with him, married, have a child, and grows old together, but i don't know i just feels if i will lost him

Tuesday, July 18, 2017

Stop SARA part 1

ga sengaja lagi liat liat instagram terus nemu beberapa postingan di explore nya.
banyak banget yang posting tentang membedakan suatu SARA kelompok lain dengan yang lainnya atau bahkan agama lain dengan yang lainnya.
miris sebenernya liat semuanya sekarang ini.
setiap individu bahkan kelompok sama sama mempunyai egois yang tinggi dan berfikir kalau merekalah yang benar dan kelompok atau agama lain itu salah.

disini gua mau bahas tentang perbedaan pendapat tentang memeluk agama.
(maaf sebelumnya kalau gua salah ya dan mohon dikoreksi dengan tidak mencela)
gua ga tau sih sebenernya apa yang diajarkan dari masing-masing agama, tapi yang gua yakin dan gua tau sih mau agama manapun itu pasti semuanya mengajarkan KEBAIKAN dengan cara pandang dari masing-masing agama itu sendiri.
gua yakin ga ada agama yang mengajarkan pada umatnya tentang keburukan atau kejahatan. Tujuan dari setiap agama pasti ingin membawa atau mengarahkan umatnya untuk lebih baik dan agar bisa menuju ke SURGA.

contoh kecil yang gua telaah beberapa saat ini, mungkin pertama soal pakaian
dalam ISLAM wajib hukumnya orang muslim dan muslimah menutup AURATnya sesuai dengan syariat yang sudah ditentukan.
menurut yang gua baca dari klik disini  dalam KRISTEN atau KATHOLIK juga mengajarkan untuk memakai pakaian yang sopan. Dan yang gua lihat dari cara berpakaian PASTUR, PENDETA, BIARAWATIdan yang lainnya, meereka pun menggunakaina pakaian yang sopan (tidak mengumbar auratnya).
menurut yang gua telaah dari klik disini dalam HINDU pun sama, tata cara berpakaian harus sopan tidak mengumbar aurat dan lain-lain . Dan yang gua liat kalau gua ke Bali, ya memang benar ketika mereka Sembahyang pakaian yang mereka gunakan itu sopan. Contoh nyatanya, ketika gua ke Bali dan berkunjung ke pura, ketika kita memakai pakaian diatas lutut kita wajib menyewa kain untuk menutupi lutut kita.
menurut yang gua lihat dari para BIKSU cara berpakaiannya BUDHA, tata cara berpakaian mereka pun juga sangat sopan, mereka menggunakan pakaiannya pun tidak memperlihatkan lekuk tubuhnya. (tonton aja film Shaolin Popeye). PS: untuk yang budha gua belum dapet referensi artikel yang bahas tentang ini, jadi gua menilai dengan apa yang gua lihat.

pada intinya dari semua agama pun sama sama mengajarkan kita untuk kebaikan, untuk lebih menghargai nilai dari badan kita sendiri dan mencoba untuk melindungi kita dengan aturannya.
itu yang gua bahas baru tentang pakaian loh.

untuk saat ini gua baru membahas ini aja, tapi lain kali gua akan bahas lagi yang lainnya.

oh iya kalau mungkin gua ada salah dalam mengemukakan pendapat mohon dikoreksi ya tapi tidak mencela lohhh.

pokonya selalu ingat aja, mau agama apapun itu pasti baik untuk UMAT nya.




Yutiaza HS
 

Saturday, April 29, 2017

the reason why i should be an INDEPENDENT WOMAN

selentingan pembicaraan gua dan temen gua waktu kemarin malam tentang dia yang bilang "Teh Ute keren ya ga matre"
kalau ditanya kenapa gua tiba-tiba nulis ini semua? itu semua karena mau meluruskan gua bukannya GA MATRE, gua sangat matre ko gua sangat suka UANG, tapi gua ga mau jadi matre yang nyusahin orang.
 MATRE? tapi ga nyusahin orang? ini adalah jawaban gua.

Hmm "INDEPENDENT WOMAN"

2 kata yang cukup membuat gua pribadi merasa itu harus ada dalam diri dan hidup gua.

ada banyak pertanyaan "KENAPA" yang datang ke gua pribadi baik itu dari teman, sahabat, ataupun dari cowo gua sendiri, dan ada banyak juga alasan "KARENA" yang gua rasa bisa menjadi beberapa alasan gua utnuk menjawab semua pertanyaan kenapa tersebut.

yups, seperti postingan gua yang lalu  yang gua cerita obrolan serius gua sama Yulvi tentang nikah. Intinya sih masih sama, intinya gua ga mau jadi perempuan yang cuma andelin orang lain, tapi gua harus bisa jadi wanita yang bisa mengurus semuanya sendiri (bukan artinya gua ga butuh pertolongan ya).

sebagai makhluk sosial gua tetep butuh yang namanya dibantuin ataupun meminta bantuan, tapi harus tetap dengan kadar yang pas, ga keseringan dan ga merepotkan orang lain. Alasan gua buat jadi sesosok wanita yang mandiri juga ga melulu tentang KEEGOISAN gua sebagai wanita buat bisa dapetin apa yang gua mau tanpa merugikan orang lain (walau memeang terkesan egois dan angkuh).

menjadi perempuan yang mandiri tentunya bukan cuma ada dibenak gua sekarang-sekarang ini tapi udah dari bertahun-tahun silam yang lalu, bahkan disaat gua masih dibawah umur untuk gua mikirin gimana caranya buat lanjutin hidup yang gua punya.

alesan gua buat jadi wanita yang mandiri:
  1. gua adalah manusia yang terlahir bukan dari keluarga yang melimpah ruah hartanya sehingga tanpa ngapa-ngapain semua yang gua pengen bisa gua dapetin dengan mudah, dan karena latar belakang itulah gua memutuskan gua harus jadi wanita yang mandiri.
  2. masa lalu gua yang bisa dibilang "dicaci" oleh orang-orang yang dekat (tapi jauh) dalam hidup gua ngebuat mental gua jadi ditempa dan bikin gua berfikir keras "gimana caranya biar gua ga dicaci lagi? LET MY SUCCESSES SHOW IT TO THEM". ini juga jadi salah satu alasan gua kenapa gua harus jadi wanita yang mandiri. Yups gua muak gua dicaci, gua muak gua direndahin hanya karena gua kurang pintar.

    dulu banget hanya dua alasan ini yang bikin gua dan mengharuskan gua jadi seorang wanita yang mandiri, tapi seiring bertambahnya usia dan berjalannya waktu, maka alasan gua pun bertambah:
  3. suatu hari nanti gua bakal nikah gua bakal punya rumah tangga dan kemungkinan buruk dan terburuk pun bisa terjadi di kehidupan gua, misalnya gua divorced sama laki gua nanti atau bahkan kemungkinan terburuknya gua ditinggal mati. Terus apa yang bisa gua lakuin kalau gua ga mempersiapkan buat jadi wanita yang mandiri?? gua ga bisa dong diem gitu aja nunggu belas kasih orang  lain, gua kan harus survive.
  4. terus akhir-akhir ini gua pun mikir (ini adalah alasan yang gua utarakan ke Yulvi). Gua dan Yulvi punya mimpi yang gua rasa indah yupss gua punya mimpi kalau "We Both, Can Grow Old Together" tapi gua dan Yulvi sama-sama dari NOL BESAR dan itu tandanya gua ga mungkin dong naruh beban harapan itu hanya di pundak Yulvi aja dan biarin dia nanggung itu semua sendirian, perempuan macam apa coba gua, belum apa-apa gua udah ga bisa survive bareng. Ga mungkin dong gua hanya duduk nunggu dia sukses sendirian dan tiba-tiba jemput gua macem pangeran dari negeri dongeng lalu bawa gua ke kastilnya.
  5. (ini juga masih alesan yang gua utarakan ke Yulvi) dan jika buruknya ternyata gua ga berjodoh dengan dia, iya kaya postingan kemarin yang gua tulis, gua mungkin emang ga akan pernah lagi buat mau mencoba ada di suatu hubungan dan mulai semuanya dari awal lagi lalu jatuh cinta lagi, lalu patah hati lagi, lalu jatuh cinta lagi, punya mimpi indah bareng lagi. NGGA NGGA dan NGGA gua ga mau mikirin itu semua lagi, kalau ternyata gua emang ga berjodoh sama dia gua bakal tetap lanjutin hidup gua sendiri yaaa hanya ada gua dan diri gua (mungkin keluarga gua "sedikit") dan itu adalah alasan kenapa jadi WANITA YANG MANDIRI sangat diperlukan oleh hidup gua, karna gua harus mempersiapkan diri gua sendiri buat gua terus hidup.

    gua fikir itu semua alasan yang cukup mewakili pertanyaan "KENAPA", tapi ternyata ada satu lagi alasan yang ternyata harus ngebuat gua jadi sesosok wanita yang mandiri.
  6. Kalau nanti gua punya rumah tangga bareng Yulvi, gua ga mungkin menitik beratkan semua kebutuhan gua ke dia, karena Yulvi adalah anak laki-laki satu-satunya di keluarganya dan itu artinya Yulvi nantinya punya banyak tanggung jawab yang mesti dia tanggung di pundak, punggung dan pikirannya. Ya suatu hari nanti papah Yulvi akan pensiun dan itu jadi kewajiban Yulvi untuk membiayai orangtuanya, dan mungkin kaka perempuannya juga. Gua pengen bisa hidup bareng sama dia tapi gua ga mau dan ga mungkin NIMPA semua beban yang ada di pundak, punggung, dan pikiran dia dengan beban kebutuhan gua juga. Itu alasan tambahan kenapa gua harus jadi WANITA YANG MANDIRI.
bagi gua asalkan dia tetap pada fungsinya sebagai penafkah rumah tangga dan anak-anak gua, gua udah sangat berterimakasih ke dia, dan gua rasa ini juga akan menjadi salah satu bakti gua nantinya jadi seorang istri karena gua ga memperburuk bebannya, mungkin kalau gua nanti dapet apa yang gua butuhkan dari dia gua akan menganggap itu adalah bonus gua bukan menjadi kewajiban gua, karna kebutuhan gua akan gua persiapkan dari sekarang dengan cara menjadi WANITA YANG MANDIRI.

gua rasa untuk saat ini hal-hal diatas tadi sangat cukup untuk mewakili alasan-alasan gua.




INDEPENDENT WOMAN


Yutiaza Hs


Thursday, April 27, 2017

I try to make some of plan

wuih ga kerasa di september ini umur gua udah mau 24 tahun.
well sebenernya gua juga ga tau sih kenapa hal kaya gini tiba-tiba kepikiran, tapi gua menarik kesimpulan mungkin memang ini masa dimana gua bener-bener harus nyiapin mental gua buat kehidupan gua setelah lulus kuliah nanti.

yups, kalau dibilang nyesel ya pastilah ada penyesalan di diri gua yang selalu membayang-bayangi gua beberapa tahun ini tepatnya pada saat gua mulai masuk ke universitas. Iya gua nyesel banget karena gua mikir kalau gua adalah orang tolol yang nyia-nyiain waktu gua dengan bodohnya selama ini. Disaat temen-temen gua yang lain pada mulai nyusun SKRIPSI lah guaaaaa baru ada pikiran buat kuliah dan akhirnya gua memutuskan kuliah pada tahun 2014. Ya nyesel aja kenapa ga dari dulu gua kerja sambil kuliahnya, kenapa mesti baru sekarang????

tapi penyesalan-penyesalan itu semua ga akan bisa ngerubah apa yang udah gua jalanin sekarang, penyesalan-penyesalan itu ga akan ngerubah gua jadi tiba-tiba lagi pake TOGA sambil bawa IJAZAH gua dan beberapa hari kemudian gua kerja di salah satu perusahaan yang bonafit. Dan hal positifnya mungkin gara-gara ini semua, gua sekarang jadi pribadi yang lebih down to earth kalau menurut gua, pribadi yang ga ngandelin uang orangtua buat nikmatin masa muda gua sedangkan nun jauh disana orangtua gua mati-matian meres keringet mereka buat nyekolahin gua. 

Alhamdulillah gara-gara gua yang ga langsung kuliah ini, gua bisa ngerasain yang namanya jadi pelatih Marching Band dan ikutin kejuaraan-kejuaraan, bisa ngerasain sekolah yang cuman setaun tapi lumayan menambah ilmu gua di bidang perKITCHENan (ya walaupun nyesel juga, lagi-lagi mengapa oh mengapa gua malah ambil jurusan masak padahal gua bakal lebih sukses kalau gua ambil jurusan Back Office "kayanya sih itu pun") dan yang lebih terpenting kalau gua ga masuk sekolah itu mungkin gua ga akan ketemu Yulvi hehehe LOL😜

okey balik lagi ke topik dimana gua yang mulai berfikir diumur yang sekarang ini, lately gua lagi mikir,"APA YANG HARUS GUA LAKUKAN SETELAH GUA LULUS KULIAH INI?????" dan akhirnya gua mulai memikirkan beberapa strategi gua buat hidup gua kedepannya.

kalau dalam alphabet ada 26 abjad dan itu artinya ada banyak plan yang ga cuma terpaku oleh PLAN A,B, or C maka dari itu gua memikirkan beberapa planing gua saat gua lulus nanti yang diantaranya adalah:
  1. setelah lulus gua mau tetap menjalankan usaha KAKI LIMA gua tapi mencoba memperbanyak cabang, dan mulai merealisasikan OLSHOP gua sendiri dan tentunya konsekuensinya adalah, gua harus resign dari kantor gua sekarang karena membuat suatu bisnis itu butuh fokus yang baik (ga keganggu kerjaan lain) soalnya sekarang gua emang susah banget buat jalaninnya karena gua masih kerja dan masih kuliah.
  2. kalau plan pertama ga berhasil gua mau cari kerjaan lagi di Bandung di perusahaan yang jauh-jauh lebih bonafit dibanding perusahaan gua yang sekarang gua hinggapi, dan tetap mencoba meneruskan usaha KAKI LIMA gua.
  3. kalau plan yang kedua pun ga berhasil gua bakal nyoba buat ikutan seleksi CPNS (kali aja masa tua gua terjamin, ya mungkin buat beberapa orang kedengerannya dangkal ya jadi PNS, tapi gua memang ngerasain sendiri hasil dari seorang PNS yang menghidupi anaknya, walaupun dia ga punya apa-apa tapi seengganya masih bisa hidup dengan keadaan yang sangat layak, YUPS itu IBU gua).
  4. dan kalau semua plan itu ga ada yang berhasil, gua mau coba buat cari peruntungan gua di luar kota atau bahkan luar pulau atau mungkin luar negeri 😬
yahh untuk saat ini, itu yang ada di otak gua, ga ada pikiran lain, gua cuma mikir gimana caranya gua bisa jadi orang yang ga nyusahin orang lain aja nantinya, ya jadi perempuan yang mandiri yang bisa ngelakuin semuanya sendirian.

NIKAH?? sejujurnya gua udah ga sangat mikirin kata yang satu ini HAHAHAHA, jadi berhentilah kalian bertanya tentang ini karena gua pasti bakal cuman ketawa aja. If Yulvi emang buakan jodoh gua, untuk saat ini gua malah berfikir kalau mungkin gua memang ga akan memasuki dunia yang biasa kita kenal dengan istilah PERNIKAHAN, ya males aja rasanya ngulang semuanya dari awal lagi dan gontrok-gontrokan lagi lalu sakit hati lagi lalu sembuh lalu bete lagi lalu berulang begitu setiap waktunya. Buat gua itu semua cuma BUANG-BUANG WAKTU.

iya, kalau Yulvi memang bukan jodoh gua, maka gua mungkin emang ga akan nikah HAHAHAHA toh nantinya juga gua bakal punya ponakan-ponakan dari kaka dan adik gua yang pastinya bakal gua sayang layaknya anak gua sendiri 💁 

 lah jadi ngaler ngidul pembahasan kali ini, ya intinya planing gua setelah lulus nanti adalah yang 4 tadi dan mugnkin akan bertambah karena alphabet tidak hanya terpaku pada abjad a-d aja tapi masih ada 22 abjad lainnya yaitu e-z.

SOOO, GOOD LUCK MY WAY💃💃💪💪




yang lagi seneng mikirin masa depan



Yutiaza HS


Wednesday, April 26, 2017

belajar untuk terus bersyukur

Alhamdulillah ya Allah
terimakasih atas rezeki-rezeki yang Kau berikan kepada ku akhir-akhir ini
rezeki yang cukup dan inshaallah berguna untuk yang lainnya.

April tahun ini berbeda banget dengan April tahun lalu.
masih sangat jelas aku ingat April tahun lalu, dimana semua harapan hilang seketika
masih sangat jelas aku ingat dimana kala itu Allah benar-benar menunjukan kuasa-Nya untuk membolak-balik kan nasib seseorang.
dan Alhamdulillah di April tahun sekarang, sedikit demi sedikit semuanya mulai berubah 🙏

April tahun ini sebenarnya terasa sangat panjang, tapi aku sangat menikmatinya.

April tahun ini adalah bulan yang mungkin membuat orangtuaku bahagia, Alhmdulillah rezeki itu datang darimana saja dan tak disangka. Alhamdulillah ibu dan bapakku di April tahun ini bisa pergi ke Baitullah, dan tentunya mereka pasti bangga sekali karena adikku menyisihkan sedikit rezekinya dari bonus yang dia terima ketika PON tahun 2016 lalu untuk memberangkatkan ibu dan bapak. Ya walaupun aku dan kakaku hanya bisa membantu sedikit saja tapi aku sangat bersyukur dan merasa kalau ini adalah rezeki yang Allah kasih buat aku.

April 13-21 2017


Di April tahun ini juga Alhamdulillah aku mulai membuka lapak usaha kaki lima ku yang kedua (yang pertama bareng teman di Taman Lansia GASIBU Bandung).
memang usaha kaki lima ku hanya bisa aku jajakan ketika hari minggu pagi sampai siang hari saja, tapi Alhamdulillah rezeki yang cukup selalu mengalir. Jadi lapak kaki lima ku yang ini, aku meminta kakaku untuk membantuku menjaga lapak ini, dan bersyukur sekali kakakku mau membantu aku.


Lapak di Graha Puspa Cihideung Lembang


  Aku juga ga lupa buat terus berusaha biar Yulvi bisa normal lagi keadaannya, dan terus bersyukur atas apa yang dia punya sekarang (walau ga seperti dulu), IshaAllah aku bakal terus bersyukur dan terus berusaha lagi buat kedepannya.

waktu hari minggu kemarin ada ibu tetanggaku jualan yang bertanya kepadaku, "Neng, neng teh masih kuliah kan? tapi ga malu dagang ngelapak kaya gini?" aku cuma tersenyum aja dan bilang "nggalah bu ngapain malu, namanya juga usaha 😉.

Oh iya di April ini juga banyak kejutan yang Ishaallah bakal bikin usaha aku tambah maju, jadi gini:
  1. aku ditawarin masukin dagangan aku ke toko punyanya temen aku
  2. barang ku nanti tanggal 4-6 Mei mau diambil buat diobral di acara nikahan di kampung gitu 😁
  3. Inshaallah juga nanti selama bulan puasa aku mau ngelapak lagi di PUSDAI selepas buka puasa setiap hari (doakan kuliah diliburkan pas lagi bulan puasa)

bener-bener ga berhenti bersyukur, semoga selalu ngalir terus rezekinya, walau sedikit tapi bermanfaat aminnnn.


Thursday, April 06, 2017

Aku janji

Aku janji aku bakal jadi yutiaza yang periang lagi kaya waktu aku kecil kaya waktu aku sekolah.
Aku janji bakal selalu jadi perempuan yang mandiri, yang ga akan meminta sama siapapun selagi aku mampu buat ngelakuin semuanya.
Aku janji aku ga bakal lagi jadi perempuan manja, yang ngerengek-ngerengek lagi.

Hari ini, malem ini
Ini sumpah aku, aku janji aku ga akan pernah gangguin siapapun lagi, termasuk yulvi apalagi orangtua aku.

Tadi sepulang kuliah aku kembali dibentak sama yulvi waktu aku nelpon dia buat nanya dia bisa jemput atau ngga, aku ngenganggu dia yang lagi main game. Sumpah aku ga tau dia lagi main game, tapi peristiwa tadi justru ngebuat aku jadi ngebuat janji diatas tadi.

Aku ga dendam yulvi bentak aku karna dia lagi main game, aku ga marah, aku cuma sedih 😊
Yang bikin aku sedih karna aku ga pernah bisa ngerti kalau itu penting.
Kenapa aku sangat bodoh sampai aku harus dibentak? Aku janji aku ga akan bikin kamu marah lagi, bahkan aku janji aku ga akan ngerengek, nangis, di depan kamu lagi. Aku bakal jadi yutiaza yang kaya dulu lagi, yang sebelum kita sekarang, biar kamu tetep nyaman ga marah lagi kalau deket aku 😊

Ga bisa dan ga pantes diginiin kaya dia

Mungkin aku memang ga pernah bisa kaya marina yang bikin yulvi ga berani buat yulvi marahin karna yulvi takut nyakitin hatinya.

Aku tetep yutiaza, si ute yang  bisanya bikin kamu marah, maafin aku. Tapi aku janji aku ga akan gitu lagi, ya aku janji.


Vi, kalau boleh aku jujur, aku sangat sedih sampe dada ini sesak pas kamu bentak aku tadi di telpon, aku ngerasa kalau aku emang ga berguna, buat bikin kamu seneng aja aku ga bisa, padahal kamu bakal seneng kalau kamu punya waktu buat main game, maaf aku emang bodoh ga berguna.
Aku jadi berpikir aku memang pantas untuk tidak kamu banggakan ke orang-orang.
Beberapa hari yang lalu aku sedih dan merasa iri pas aku liat status-status FB dan twitter kamu jaman kamu sama mantan mantan kamu, kamu membanggakan mereka yang cantik ke temen-temen kamu, kamu ngumbar rasa sayang kamu ke temen-temen kamu, jujur aku sedihhhh saat aku ga pernah ada di posisi itu.
Tapi sekarang aku sadar dan mengerti kenapa, ya memang, aku emang ga pantes buat dapetin itu semua.

Gimana bisa aku kamu banggain di depan temen- temen kamu saat aku ga bisa bikin kamu seneng, bodoh emang, impian yang terlampau bodoh buat aku impiin.

Aku janji aku bakal jadi yutiaza yang periang lagi yang ga cengeng yang ga manja biar kamu bisa seneng dan bangga, aku ga akan cerita ke siapapun lagi apa yang aku rasain, iya sama kaya dulu aku ga akan cerita tentang apa yang aku rasain, termasuk ke kamu, aku harus terlihat riang lagi didepan kamu kaya dulu, biar kamu seneng liat aku, ga males liat aku yang ngeluh yang murung terus, dan kamu bisa bangga punya perempuan yang selalu riang 😊 dan ga bikin kamu marah- marah lagi





Orang yang lagi nyoba 
buat bisa jadi 
kebanggaan kamu






Yutiaza HS 

Friday, March 31, 2017

Mungkin aku hanya bisa meminta kepada-Mu

Hari ini hari dimana aku meminta dan mempertanyakan
Tuhan disisa umurku ini, disisa hari-hari ku di Bumi -Mu ini izinkan lah aku untuk meminta-meminta dan meminta lagi.
Malu rasanya diri ini terlalu sering meminta kepada-Mu tapi kewajiban ku kepada-Mu sering dan dengan cueknya aku lalai kan.

Ya Allah Ya Tuhanku
aku tidak tahu apa ini yang disebut mendekatkan diri kepada-Mu atau aku hanya meminta belas kasih-Mu.
Berhari-hari aku mencoba untuk mendekatkan diri kepada-Mu, meminta jalan agar kau bukaan kebahagiaan atas rezeki-Mu, meminta agar dimudahkankannya rezeki dari-Mu untuk mereka (aku, ibu, Bapa, Saudara, dan Yulvi) .
Berhari-hari juga aku memohon agar Kau menghapus segala memori yang menyakitkan kan yang selalu terlintas dan tidak bisa aku hilangkan ini.
Memori atas semua ucap dan perbuatan yang sengaja ataupun tidak dilakukan oleh orang-orang terdekat aku.
Memori yang ingin aku lenyapkan agar diri dan hati ini merasa bukan menjadi orang yang tersakiti, memori yang dihapuskan agar hati ini dapat Ikhlas dengan apa yang sudah terjadi.

Ya Allah Ya Tuhanku
Di sisa umurku ini di sisa hari-hariku ini, aku hanya ingin merasakan kebahagiaan agar aku tahu jika Kasih-Mu itu benar adanya tanpa memilih-milih orang, bahwa Kasih-Mu itu Nyata tanpa aku merasa bahwa hidup ini hanya Adil bagi mereka tapi tidak buat aku.

Ya Allah Ya Tuhanku
Aku tahu  Kau  Maha melihat.
Aku tahu Kau melihat usahaku selama ini, 
Kau melihat bagaimana aku mencoba untuk tetap tegar, tetap mencoba ceria, tetap mempunyai rasa kasih, tetap mencoba ingin membantu.
Aku juga tahu Kau Maha mendengar.
Kau mendengar doa apa saja yang aku panjatkan, doa baik apa saja yang aku lantunkan untuk membantu sesama untuk tetap berada di jalan-Mu.

Ya Allah Ya Tuhanku
apakah aku tidak pantas untuk mendapatkan apa yang selama ini aku pinta?
Apakah aku sangat hina sehingga pintaku sulit untuk kau kabulkan?

Ya Allah Ya Tuhanku
Aku memanglah hanya wanita akhir jaman yang ada dijalan yang sesat yang hina
tapi apakah aku tidak boleh meminta Kau mengabulkan apa yang aku pinta?
Tuhan, aku hanya ingin menjadi salah satu orang yang Kau cintai juga yang Kau kasihi juga.
Aku hanya ingin Kau membukakan hati dia agar mau mendekatkan diri kepada-Mu juga, membukakan matanya agar dia dapat melihat Anugrah dari-MU.

Ya Allah Ya Tuhanku, 
bukankah dia juga umatmu? mengapa Kau biarkan dia tenggelam dirasa yang tidak percaya akan adanya diri-Mu dan agama-Mu?
Entah mengapa Kau melakukan itu, mengapa Kau membiarkan dia mempunyai hati yang keras yang sulit disentuh oleh keyakinan akan adanya diri-Mu?

Aku dan dia hanya manusia akhir jaman yang terjebak dan terhasut oleh pengaruh ke Akhir Jamanan Bumi ini.
Aku dan dia hanya manusia akhir jaman yang mempunyai cita-cita untuk  menginjakkan kaki ke surga.
Aku dan dia hanya manusia akhir jaman yang ingin merasakan nikmat dari sama-sama menjadi manusia yang lebih baik
Tapi Tuhan, mengapa Kau membuat dia yang kemarin ingin memulai mengenal-Mu namun sesaat kemudian kau membuat dia menjadi tak ingin lagi mengenal-Mu lagi?

Yang dia yang kami minta hanya ingin kau berikan rezeki kami, Kau tunjukan kuasa-Mu.
Apakah niat baik kami hanya bisa kami balut dengan dosa? bukankah berbuat dosa itu Kau benci? lalu mengapa tak Kau berikan kemudahaan untuk kami?

Ya Allah
Jika rezeki kami masih jauh, dekatkanlah
jika sulit, mudahkanlah
jika masih berada di langit, turunkalah
jika masih terkubur di bumi, tumbuhkanlah

Ya Allah Ya Tuhanku
bimbinglah dan mudahkanlah kami untuk membuktikaan kepada-Mu jika kami adalah manusia di akhir jaman yang setara dengan mereka, yang pantas Kau kasihi juga.

Ya Allah Ya Tuhanku
disisa umur disisa hari ku ini, jadikanlah kami menjadi manusia manusia pilihan-Mu yang tergolong dalam rombongan surga-Mu. Disisa umur dan disisa hariku jadikan lah aku manusia yang Khusnul Khotimah.

Amin








Monday, March 13, 2017

Promise

Kadang Aku Merasa Semuanya Tidak Adil

yang aku rasain cuma, semuanya ga adil
aku yang dari kecil harus ngalah
aku yang dari kecil harus sabar
kenapa mereka bisa, tapi aku gabisa
kalau aku diberi nasib yang sedikit berbeda dengan kalian
mungkin semuanya akan lebih mudah

pagi itu seperti pagi yang biasa tapi lebih istimewa karena aku menjajakan dagangan rutin ku di pasar kaget setiap minggu ditemani oleh pacar ku. Alhamdulillah daganganku lumayan laris, Yulvi bilang itu karena dia ada disini jadi membawa hoki.

jam 12 seperti biasa lapak sudah sepi dan aku memutuskan untuk pulang dan mengemasi daganganku, diperjalanan Yulvi bertanya "mau pulang ke rumah lu atau ke gua?" dan aku menjawab "ke rumah lu aja". Sampailah kita dirumah Yulvi, seperti biasa aku dan Yulvi langsung menuju ke kamarnya untuk menonton TV atau DVD, atau hanya bermain handphone sambil mengobrol. Bosan juga akhirnya aku dan Yulvi memutuskan untuk menonton DVD saja.

Seusai menonton entah mengapa aku tiba-tiba berkata "Hon, ayu nikah" walaupun sebenarnya sering aku dan dia berkata seperti itu dalam konteks bercanda, mungkin karena aku dan dia juga sudah memasuki umur yang cukup untuk menikah jadi kita berdua sudah tidak canggung lagi untuk sekedar bercanda saja, dan Yulvi menjawab "kalau emang bisa gua nikahin lu cuman akad aja dulu, gua pasti udah nikahin lu hon, tapi lu tau sendiri kan nikahin lu tuh mahal ga bisa cuman akad aja", Hehehe iya sih balas ku sambil merenung. Lalu tanpa sengaja aku berkata "Hon, teteh umur 24 (umur aku dan Yulvi sekarang) teh lamaran, terus umur 25 nikah. Dan tiba-tiba Yulvi menjawab "ini yang selama ini gua pikirin tuh, gua tuh jadi ngerasa tertekan karna ini.

setelah berbicara panjang, sampailah kita pada pembicaraan yang benar-benar serius, dan berujung pada pernyataanku yang sering aku lontarkan ketika membahas tentang pernikahan, aku selalu berbicara kalau aku akan menikah pada usia 30 tahunan, dan sama juga dengan kemarin aku berbicara kepada Yulvi
 "hehehe kalem aja deng hon, ya walaupun sebenernya dalam hati kecil suka ada sih perasaan pengen juga kalau liat temen-temen yang pada nikah di umur sekarang, tapi ya mau gimana lagi soalnya gua ga bisa kaya gitu" ucap ku.

Dan entah mengapa pikiran ini selalu ada di pikiran dan otak ku akhir-akhir ini pikiran yang membuat aku berbicara
"Hon, kalau nanti lu kerjanya udah enak lagi, kalau lu suruh gua pergi lagi gua bakal perg", dan Yulvi menjawab "ya ngga lah, masa iya gua mau lu pergi pas gua udah enak lagi, emangnya gua apaan lagi susah sama lu tapi nanti udah seneng lupain lu"
sejujurnya aku berbicara seperti itu karena aku merasa aku hanya beban untuk Yulvi, aku berkata kepada Yulvi "Hon, tapi beneran kalau misal nanti lu udah enak lagi kerjanya lu mau suruh gua pergi gapapa gua bakal pergi" Yulvi menjawab lagi "kenapa? lu ga mau bareng gua? kalau lu ga mau bareng gua kenapa ga lu pergi aja dari sekarang, kenapa harus nunggu gua enak lagi kerjanya? kalau lu cape lu boleh pergi, lu bisa dapet yang udah siap, yang ga usah bikin lu nunggu"

dan gua menjelaskan kalau gua itu sayang sayang sayang sekali sama Yulvi, tapi aku merasa aku membuat hidup dia menjadi terbebani aja, aku selalu berkata aku akan menikah di usia 30 tahunan sejujurnya bukan karena aku berfikir Yulvi tidak mampu untuk menikahiku dengan pesta resepsi tapi aku berfikir pada aku sendiri, aku yang hanya menjadi seorang karyawan dan pedagang yang belum sukses atau bahkan mungkin tidak akan sukses, aku merasa aku akan lama untuk menabung untuk biaya menikah itu, upahku tidak akan cukup sampai 1-2 tahun lagi, aku tidak bisa seperti kakaku yang menabung hanya setahun atau seperti adikku yang dengan 2 tahun bisa memiliki uang ratusan juta. Aku merasa aku hanya akan menjadi beban kalau Yulvi harus menabung lama untuk menyiapkan pesat resepsi dengan ku, padahal dia bisa menikah dengan sederhana atau ala ala rumahan, maka dari itu aku berkata "kalau misal nanti lu udah enak lagi kerjanya lu mau suruh gua pergi gapapa gua bakal pergi" dan beberapa penjelasan gua tentang kenapa gua bilang nikah di umur 30 tahunan.

lalu Yulvi menjawab "sakit hati gua, denger lu ngomong gini, lu tuh lupa kalau nanti kerja gua enak lagi tuh lu ga akan nabung sendiri, kalau lu mikir kaya gitu berarti lu ga hitung gua" gua cuma bisa jawab "gua bukannya ga hitung, tapi gua harus bisa jadi perempuan yang bisa sendiri bisa mandiri, jadi saat nanti lu suruh gua pergi gua udah siap buat gua sendiri".

Yulvi bilang "lu tuh bilang kalau lu mau pergi, kalau lu mau pergi mau hilang pegi dari sekarang, gua ga mau saat gua nanti udah enak lagi gua pergi gitu aja emangnya gua laki-laki apaan" gua cuma bisa bilang "karna gua yakin suatu saat lu bakal nyuruh gua pergi lagi, lu tuh bukan cuma sekali nyuruh gua pergi, tapi udah beberapa kali dan suatu hari nanti lu pasti nyuruh gua pergi lagi, tapi pas nanti lu suruh gua pergi, gua bakal pergi"

ini bikin hati aku tiba-tiba nyesek, "orang lain tuh ga ada yang mikirin masalah kaya gini, rizky bisa nikah diumur 28 ahmed bisa nikah cuma rumahan, rizky bisa cuman akad aja, dan mereka happy-happy aja, tapi kenapa gua harus mikirin kaya gini mikirin yang bikin gua jadi ngeDown, gua janji ga akan suruh lu pergi lagi, ingetin gua kalau gua kelepasan tuh, jangan pergi! gua ga bisa janji nikahin lu sekarang-sekarang tapi gua janji max umur 28, entah itu gua bisa buat nikahin lu sesuai sama rencana atau ga bisa pun gua tetep mau akad aja, ga peduli keluarga lu setuju atau ngga, kita usaha bareng-bareng, gua janji ga akan suruh lu pergi lagi, lu juga janji ga akan bahas-bahas ini lagi, gua usaha semampu gua, lu juga sama, kita sama-sama berusaha" Yulvi bilang gitu.

Jujur yang saat itu aku rasain cuman aku ga mau kehilangan Yulvi aku bener-bener sayang banget sama Yulvi, aku hanya menganggukan kepala, dan saat itu juga aku berbisik kediri sendiri kalau aku harus berjuang, aku sama Yulvi mampu. Air mata aku saat itu bener-bener ga aku buat-buat, keluar gitu aja sampai segukan, ya aku tau kalau sayang sama seseorang itu bakal banyak rintangannya, aku harus kuat, Yulvi harus kuat.




Love you Hon
tetep berusaha ya, gua sayang banget sama lu
kita berusaha sama-sama bangun dan wujudin mimpi-mimpi kita
Allah ga tidur, Allah denger kita
tapi kita yang kurang meminta
kita yang terlalu malu buat minta
Allah sayang kita,
semuanya pasti ada waktunya

SEMANGATTTTT


Friday, March 10, 2017

angkot dimata saya

saya angkoters hehehe walau jadi penumpang online juga
Hasil gambar untuk angkot karang setra

saya suka naik angkot, saya menikmati naik angkot
bahkan temen" saya juga banyak yang nanya sama saya "kenapa ga beli/kredit motor aja?"
dan jawaban saya adalah "naik angkot itu enak, bisa tidur walau sebentar. Coba kalian yang pake motor, emang bisa istirahat gitu pas pulang kerja trs ke kampus? ga bisa kan, datang ke kampus cape deh jadinya ga bisa mikir. Kalau saya kan aga fresh sedikit ya lumayan lah (walau sama aja oon juga wkwkwkwk, takdir kalau itu).

memang sih kadang-kadang suka ngeluh gara-gara:
1. angkot yang ngetem lama banget (saya ngerti maksud mereka ngetem buat cari penumpang, tapi mungkin jangan pas jam pergi kerja juga, hiks hiks)
2. sopir ugal-ugalan
3. sopir yang kasar
4. apalagi diturunin mang angkot gara" jalanan macet atau ga ada penumpangnya (padahal uang ongkos udah tinggal segitu"nya, alhasil saya suka jalan kaki ke kampus dari tempat diturunin mang angkot).

Tapi saya tetep pengguna angkot yang setia.

saya suka naik angkot, saya penikmat naik angkot
dikala saya cape sepulang kerja dan perjalanan mau kuliah, cuman angkot satu"nya tempat dimana saya bisa istirahat (bisa tidur) walau cuma 10-30 menit tapi itu berharga daripada ngendarain motor sendiri dan ga bisa istirahat.

angkot juga kendaraan saya dimana
- minta jemput ke ortu atau pacar tapi pada gabisa
- ojek online ga ada yang mau pick up (walau sebenernya sangat jarang juga pake ojek online)

saya dari kecil terbiasa pakai angkot sampai sekarang, mungkin bisa dibilang hidup mati saya juga udah saya serahin ke tukang angkot kalau lagi diperjalanan.

mang angkot mungkin kalau mang angkot bisa lebih ramah dan tertib cara dan bawa kendaraannya, orang-orang bakal balik lagi pake angkot :-D

soalnya mang angkot, saya suka naik angkot 
- Penikmat ANGKOT -

Tuesday, January 24, 2017

roda kehidupan

satu tahun kebelakang ini merupakan tahun tahun yang menurut gua pribadi adalah tahun kutukan.....

7, April 2016
dimulai dari subuh hari yang masih indah seperti hari hari yang biasanya, masih sama kaya hari hari biasa yang hanya sedikit atau kecil masalah yang biasa dihadapin namun semuanya berubah hanya dalam hitungan jam saja.
pagi itu tepatnya jam 10 pagi tiba-tiba kaya semuanya serba kebalik, iya roda kehidupan lagi berputar. Pagi itu adalah kabar paling buruk paling jengkel yang pernah gua dapetin selama ini. Okey skip dengan kabar buruk itu. gua ataupun dia ngira roda kehidupan ini bakal berputar lagi lebih cepat dari yang kita bayangin, tapi ternyata mereka tetap statis mereka sama sekali ga berputar lagi untuk membalikan lagi keadaan jadi kaya semula atau bahkan jadi lebih baik dari semenjak kejadian itu.

hari hari kerasanya bukan makin membaik tapi makin memburuk.
arghhhhh rasanya marah, kesal, capek, sedih. Semuanya campur aduk jadi satu, marah banget sama Tuhan yang ngasih keadaan kaya gini, keadaan yang sebelumnya lagi gua dan dia tata buat jadi lebih baik tapi karena rencana-Nya lah semuanya harapan harapan itu kaya disambar petir hangus gitu aja. Kesal juga sering gua temuin saat gua sadar kalau dia bukan memperbaiki keadaan dia, tapi justru membuat semuanya lebih hancur lagi, dengan sikap dia yang tampak seperti malas-malasan itu ngebuat gua merasa capek, capek karna disatu sisi gua pengan dia dapet yang baik gua pengen dia bangkit kembali tapi disatu sisi gua merasa dia pun kurang menunjukan semangatnya. Ngeliat dia yang hanya diam dirumah, tiduran, main game, gua makin ngerasa capek, capek dan ga tau lagi harus sampai kapan gua sabar sama keadaan yang kaya gini.

ternyata roda kehidupan perlahan mulai bergerak.
yaa tepat seminggu sebelum dia bertambah umur akhirnya dia bisa memulai aktivitasnya kaya biasa lagi walau harus mulai dari NOL lagi, tapi ga apa karna menurut gua ini suatu awalan yang bagus dan gua sangat berterimakasih kepada Tuhan yang saat itu akhirnya mengabulkan doa-doa gua, hari demi hari mulai membaik walau masih jauh dari terahir sebelum kejadian itu tapii semuanya membaik yaaa jauh lebihh baik.

roda kehidupan belum kuat buat terus maju.
ternyata hanya beberapa bulan aja semuanya membaik, akhir tahun yang kelabu, ya sangat abu abu, nampaknya dewi fortuna masih enggan balik lagi ke kehidupan gua ataupun dia, lagi lagi harus mundur lagi, dan berjuang kaya waktu itu lagi. Dan sampai detik ini gua ngerasa kalau dewi fortuna masih belum mau singgah di kehidupan gua ataupun dia.

tetap bersyukur dan ikhlas.
ternyata hidup tuh emang sulit ga segampang kaya cerita cerita di FTV, ga segampang kaya drama di sekolah. naik turun nya sama sekali susah buat di nikmati, susah untuk di hayati selayaknya dinamika sebuah lagu.  Tapi satu yang masih gua syukuri dan berfikir kalau gua beruntung, gua masih dikasih banyak keceriaan di hari hari gua, walau hari hari gua bener bener bikin gua ngeDOWN tapi gua bersyukur da bakal mencoba buat ikhlas buat ngerjain semuanya, buat terus berusaha. Gua yakin cepat atau lambat dewi fortuna juga bakal datang lagi ke kehidupan gua dan dia dan ngedukung kita buat ke jalan yang lebih baik itu sesuai dengan apa yang udah kita berdua bayangin.


aminnn





penunggu dewi fortuna




Yutiaza